Miyabi


Kamu bilang mau pergi, say bye-bye
Meski sepi rindu menyelinap denting kalbu
meninggalkan kenangan dalam secangkir kopi pahit
Kamu bilang mau pergi, say bye-bye
(kimonomu dirajut benang sutra tertinggal di atas ranjangku)
.
Pergilah kamu lima juta tahun cahaya
Lempar semua kenangan cium mesra
Bau dupa tubuhmu sudah kulupa
Kamu bilang mau pergi say bye-bye
(soba sudah dingin, aku enggan menyentuhnya lagi)
.

Aku rumit mengerti keinginanmu
ini dunia punya siapa aku tak tahu
Seperti kusut sangkar burung murai Midori
aku rumit mengerti keninginanmu
(lipat origami tak ketebak, apa teratai apa pedang samurai)
..
Sayup melodi asmara lirih mendayu
Menikam robekan sepenggal masa lalu
Aku tidak peduli mimpi buruk serigala
Hidupku sudah di ujung keruh warna
(senar kecapi mengendur, sumbang dan tak berlagu)
.
Pelangi hitam putih mencoret langit sana
Kelabu tua awan berdesakan di  cakrawala
Hanya bintang jatuh melintas garis cahaya
Wajahmu bagai rembulan tapi pada sisi yang gelap
(kunang-kunang lampion tak kuasa menandingi malam)
.
Kamu bilang mau pergi say bye-bye
Terserah, toh kamu bukan bunga sakura sayonara
Aku tidak akan menghunus Katana bunuh diri
Biarkan aku bersama Miyabi malam ini
melenguh sejenak mendesah dalam benak
Bermain cinta dengan imaji seliar kuda
tidak sia sia untuk malam sesunyi ini
(bunga peoni berguguran, satu jatuh di atas spreiku, basah dan muda warnanya)

2 komentar: