Pacarku



Pacarku,
kau jauh, begitu jauh
di mana aku harus melepas sauh?
Dermaga menjadi titik
pada peta Zeus

Malam ini kubayang
Sayap-sayap membentang
tumbuh di punggungku bagai elang
Agar bebas dari cupid berpanah api
menyulut nyala sepi
pada perkamen mimpi tanpa tepi

Sebab kecupan belum lagi balas-berbalas
dekapan hanya sebatas cerita pendek
Eros tertanam masih rupa benih sajak
dedaun belum tampak
bunga belum kelopak
Meski akar-akar halus diam-diam tumbuh
separuh-separuh

Berharap hujan Desember deras luruh
membantu akar-akar itu menjadi seluruh
Kelak melebar dedaunan hijau terang
membentang ranting dan batang
kembang-mengembang
bagai dawai harpa Venus melantun tembang
Hingga menebar riang
sang kumbang jantan
mencubit anggrek bulan
lantas keduanya berciuman
lupa pada zaman

Pacarku,
kau jauh, begitu jauh
di mana aku harus melepas sauh
dan menambatkan rindu yang bergemuruh?

*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar