Di Kafe Itu



Di kafe itu,
bangku-bangku dingin menyerap cerita
tentang kamu, tentang aku.
Meja-meja beralas jejak celoteh
tentang kita, tentang mimpi kita.

Melodi melankolik menitik
bagai baris gerimis menerpa jendela
yang kini tertutup gorden kembang kuncup,
kelopaknya membekuk masa
yang terlewat mengatup
kedua bilah bibir kita, pun kedua bilik hati kita.


Di dinding kafe
aku menemukan wajahmu
yang masih tersenyum, yang bergemuruh kasih.
Hingga ruap susu di atas kopi
menyerupai gambar hati;bentuk yang paling kita sukai.

Buih itu lalu lenyap, tertelan senyap
seseorang mereguknya diam-diam,
di kafe itu, di meja-bangku itu….
tadi malam,
tatkala bulan setengah pualam.


***

Granito Juni 2011

3 komentar:

  1. tentang dinding dan apa2 yang melewatinya? atau tentang yang di luar dan di dalam dinding...?


    kata2 indah, Mas Granito.

    BalasHapus
  2. benar mas Af, tentang dinding dan apa2 yang melewatinya....

    trima kasih atas apresiasi dan kunjungannya

    salam sejahtera

    Granito

    BalasHapus