Cerita Pendek dan Puisi
Sepotong Senja untuk Imut-imut Baby
›
Cinta yang tersayang, bersama ini kukirim senja dengan segala capung-capungnya. Apa kabar ilalang-ilalangmu, apakah sudah mandi hujan ...
Aku Tidak Menilai Kekasih Dari Bajunya
›
Mungkin fiksi seperti fisikmu wajah kamu, maksudku. Sebab mata jadi tamak imajinasi ketika kerlingmu melontar tiang listrik ke dah...
Balada Sang Pematung
›
Tarno bermimpi ingin menjadi pematung. Baginya, seniman yang dapat membuat bentuk tiga dimensi adalah sebaik-baiknya manusia. ...
2 komentar:
Ilfeel dan Tantangan Cinta
›
Pernah nggak kamu ilfeel sama seseorang yang tadinya kamu naksir banget? Misalkan ilfeel gara-gara suaranya fals pas nyanyi, atau t...
Kita Seperti Sepasang Sepatu dan BH
›
Dear mantan, maafkan dulu saya pernah terbahak-bahak ketika kita mau nonton filem dan kamu menjatuhkan popcorn di depan orang-oran...
5 komentar:
Bulan Kebiruan di atas Kuburan
›
Peperempuan itu datang ke kafe tepat jam 21.00, sendirian. Hanya berteman air mata. Pada papan menu ia mencari, barangkali ada nam...
5 komentar:
Cantik...
›
1/ “Cantik, besok sepulang sekolah, ikut aku ya… aku mau ngomong sesuatu. Kita nggak usah ikutan latihan panjat tebing, sek...
5 komentar:
Dear Fidel
›
Foto: Fidel Dear Fidel, Aku sudah pulang kampung. Beberapa hari di pinggir sawah aku termenung. Bingung. Kata Bapakku, aku kay...
1 komentar:
Aku dan 12 Pacarku
›
“Aku menyukai senja sekaligus membencinya. Senja mengingatkan aku akan kedatangan dan perpisahan. Waktu terasa begitu lamban d...
3 komentar:
Kelereng Merah Jambu
›
Aku punya tetangga namanya Tono, umurnya 12 tahun. Sama dengan usiaku. Ia suka bermain kelereng. Kelerengnya banyak sekali, dileta...
5 komentar:
›
Beranda
Lihat versi web